Jakarta, dettiknews.com Semangat olahraga dan ekonomi kerakyatan menyatu dalam gelaran Piala IKAMADU pertama yang digelar di kawasan Stadion Tugu Selatan, Koja. Turnamen sepak bola usia dini ini tidak hanya menjadi ajang pencarian bakat, tetapi juga momentum kebangkitan UMKM dan kolaborasi lintas masyarakat.
Ketua Umum IKAMADU, Sriyono, M.Pd., M.Si., MA, menegaskan bahawa Piala IKAMADU bukan sekadar pertandingan sepak bola.
“Piala IKAMADU ini tidak semata-mata soal bola. Kegiatan ini melibatkan warga, termasuk UMKM. Harapannya ekonomi ikut menggeliat dan maju. Kami ingin kegiatan ini bermanfaat bagi alumni, sekolah, siswa, guru, masyarakat, hingga pemerintah,” ujar Sriyono.
Saat diwawancarai wartawan
di Stadion Tugu Selatan. koja, Jakarta Utara ,14, Februari 2026.
Menurutnya, kehadiran UMKM menjadi bahagian penting daripada komitmen IKAMADU dalam membina organisasi organisasi sekaligus membantu anggota yang belum mempunyai pekerjaan. Harapan nya , ke depan IKAMADU
Lebih lagi akan lanjut dar ber kesinambungan dalam membina bidang usaha dan wirausaha sebagai langkah konkret pemberdayaan alumni.
27 UMKM yang telah Terdaftar, Antusiasme Membludak namun kondisi lapak tempat dagang stand belum UMKM mencukupi.
Sementara itu, tercatat 27 stand UMKM yang telah lolos sekolah dan seterusnya di stadium kawasan. Antusiasme masyarakat tersebut sangat tinggi.
“Yang mendaftar banyak sekali, tetapi kerana keterbatasan lokasi, kami tentu batasi juga .malah masih ada yang dalam proses dan belum tertampung,” tuturnya Sriyono.
UMKM yang terlibat tidak hanya dari keluarga besar dalaman IKAMADU, akan tetapi juga dari masyarakat umum dan komuniti UMKM yang sudah dikenali di Jakarta Utara. Momentum dua hari penyelenggaraan turnamen ini menjadi ruang tumbuh bersama bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.
64 Tim, 1.024 Pemain, dan Ribuan Orang Tua Terlibat Ketua Festival Sepak Bola Piala IKAMADU, Rudy Susanto, menjelaskan bahwa pertandingan ini diikuti oleh 64 perseta usia dari kategori usia 10 dan 12 tahun.
“Jumlah ada 1.024 pemain, sekitar 960 ofisial, dan kurang lebih 4.200 orang tua siswa yang hadir. Ini luar biasa untuk acara pertama,” ungkap Rudy.
Ia menambahkan, panitia juga membentuk tim pencarian bakat untuk memilih pemain terbaik, penjaga gawang terbaik, serta pelatih terbaik sebagai bahagian daripada proses pembinaan kesinambungan.
Kegiatan ini mendapat sokongan daripada berbagai pihak, termasuk Telkomsel serta Universitas Sultan Agung Semarang.Aparat TNI–Polri Siaga Amankan Kegiatan ini sekaligus didukung sepenuhnya oleh TNI polri terkait bidang keamanan.
Waka Polsek Koja AKP Hartono, SH, mewakili Kapolsek Koja, menyatakan pihak kepolisian telah menyiapkan langkah antisipatif.
“Kami mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Personel intel dan Bhabinkamtibmas kami tempatkan untuk memantau, terutama mengawasi pihak luar yang tidak berkepentingan. Intinya, keamanan selalu siaga dan siap,” ungkapnya.
Senada, Wadanramil 01 Koja Kodim Jakarta Utara, Letnan Satu Edi Kusnoro, menegaskan pentingnya kolaborasi TNI–Polri dalam setiap kegiatan masyarakat.
“Kami sangat menyokong Piala IKAMADU. Ini menjadi ajang bibit-bibit unggul untuk masa depan. Kami senantiasa berkolaborasi dengan kepolisian agar acara berjalan aman dan terkendali,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban demi kelancaran acara.
Kelurahan di wilayah tugu selatan ini:
Untuk Jaga Ketertiban Umum
Dari unsur pemerintah wilayah, Setia usaha Kelurahan Tugu Selatan, Andri Tondang, menyampaikan sokongan penuh terhadap kegiatan tersebut.
“Secara umum kami menyokong kegiatan ini karena membawa kesan positif kepada masyarakat. Namun kami juga mengimbau agar tetap menjaga ketertiban, terutama parkir kendaraan. Jangan melanggar Perda Nomor 8 tentang Ketertiban Umum,” pesannya.
Menurutnya, penggunaan kemudahan umum harus diimbangi dengan kesadaran bersama untuk menjaga peraturan dan keselarasan .
Awal yang Baik untuk Tradisi Besar
IKAMADU Cup perdana ini menjadi titik awal yang menjanjikan. Tidak hanya melahirkan potensi atlet muda, tetapi juga menunjukkan bagaimana olahraga,
Dan UMKM aparat keamanan, dan pemerintah dapat bersinergi dalam satu momentum kebersamaan.
Dengan antusiasme tinggi dan sokongan luas, Piala IKAMADU diproyeksikan menjadi agenda tahunan yang lebih besar, lebih tertata, dan semakin menjelaskan kepada masyarakat Jakarta Utara. tutup nya.
(Parlin)
