Jakarta, dettiknews.com 24 Februari 2025 Upaya memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan di DKI Jakarta terus dikonsolidasikan. LSM HARIMAU DPW DKI Jakarta melakukan pertemuan resmi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta (Disparekraf DKI Jakarta) guna membangun pola kolaborasi yang terarah dalam pengembangan UMKM dan subsektor ekonomi kreatif.
Audiensi ini menitikberatkan pada integrasi UMKM binaan ke dalam sistem pembinaan pemerintah daerah. Disparekraf memaparkan skema penguatan melalui program Jakpreneur (P7) yang menyediakan jalur pembinaan menyeluruh mulai dari pendataan hingga akses permodalan.
Melalui pendekatan tersebut, UMKM tidak hanya dibina secara teknis, tetapi juga diarahkan memiliki legalitas usaha, akses promosi, serta peluang pembiayaan yang lebih luas. LSM HARIMAU menyatakan kesiapan untuk mengonsolidasikan data UMKM binaannya dan mengarahkan mereka masuk dalam sistem resmi pembinaan daerah.
Penguatan tata kelola usaha juga menjadi bagian penting pembahasan. Pemanfaatan aplikasi SI APIK didorong sebagai instrumen pencatatan keuangan sederhana yang mampu meningkatkan akuntabilitas dan kesiapan UMKM dalam mengakses lembaga keuangan.
Ketua DPW LSM HARIMAU DKI Jakarta, Neville GJ Muskita, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah konkret untuk memastikan UMKM binaan tidak berjalan sendiri.
> “Kami ingin UMKM memiliki pijakan yang kuat—legal, tertata, dan terhubung dengan ekosistem resmi pemerintah. Kolaborasi ini adalah strategi jangka panjang untuk mendorong UMKM naik kelas,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, LSM HARIMAU akan menyampaikan proposal kegiatan dan data UMKM binaan sebagai dasar penyusunan langkah kolaboratif berikutnya. Sinergi ini diharapkan menjadi model kemitraan produktif antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kreatif Jakarta.
(Riki Rahman)
