Jakarta,dettiknews.com Saat ini TJ-SH2 menghubungkan Terminal Blok M di Jakarta Selatan langsung ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten.
Rute ini dirancang sebagai layanan TransJabodetabek ekspres untuk mendukung mobilitas penumpang ke bandara, dengan modifikasi terbaru mulai 23 Maret 2026 guna tingkatkan efektivitas operasional.
Titik Utama (Blok M ke Bandara)
Blok M (Jalur 6),Bundaran Senayan
Gelora Bung Karno, DPR/MPR
Slipi-Petamburan,Cengkareng
Terminal Kargo, Imigrasi SHIA, Stasiun KA Bandara, Perkantoran Soekarno-Hatta, detail Operasional
Layanan beroperasi harian pukul 05.00-22.00 WIB kedua arah, tarif Rp3.500, dan estimasi waktu tempuh 65-70 menit tergantung lalu lintas.
Rute ini melewati jalur busway dan tol untuk efisiensi, dengan total sekitar 23 halte.
Trayek bus TransJakarta (Transjabodetabek) dari Blok M ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta (SH2) resmi diluncurkan pada 12 Maret 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan rute ini pada Kamis, 12 Maret 2026, pukul 09.00 WIB. Awalnya diumumkan akan dibuka pekan depan sejak awal Februari 2026, dengan operasional penuh setelah peresmian.
Detail Layanan Rute ini melayani perjalanan langsung tanpa transit, menggunakan 14-20 armada bus dengan tarif Rp3.500 untuk tiga bulan pertama. Operasional harian dari pukul 05.00 hingga 22.00 WIB, dengan pemberhentian di tiga terminal bandara.
Sebelum rute Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta diluncurkan pada Maret 2026, TransJakarta sudah memiliki layanan langsung dari Blok M ke Bogor melalui rute P11.
Waktu Peluncuran Rute P11
Rute Transjabodetabek P11 (Blok M – Terminal Baranangsiang Bogor) resmi beroperasi mulai 5 Juni 2025. Ini merupakan koridor ke-14 yang diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menghubungkan langsung tanpa transit melalui Tol Jagorawi.
Detail Layanan Tarifnya Rp3.500 (atau Rp2.000 pada jam 05.00-07.00 WIB), dengan operasional harian pukul 05.00-22.00 WIB dan estimasi waktu tempuh 1,5 jam.Rute ini melayani 20 halte, termasuk Cidangiang di Bogor dan Pancoran di Jakarta.
Menurut salah seorang Warga Jakarta, Suta Widhya, bentuk tanda terimakasih Gubernur kepada warga Jakarta masih di bawah apa yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya. Di sana semua orang yang mampu menunjukkan KTP minimal 60 tahun bebas bayar angkutan worowiri, minitrans, maupun bus Suroboyo.
“Negara ini pun sebenarnya bisa memberikan seperti janji Prabowo untuk menggratiskan angkutan umum kota. Khusus untuk orang tua sebaiknya KRL Jabodetabek pun bisa diberikan gratis. Terus terang, jika SUTA WIDHYA jadi Presiden Republik Indonesia tahun 2029 nanti hal ini saya laksanakan, “tutup Suta, Rabu(8/4) pagi di Jakarta.
(Red)
