Jakarta dettiknews.com 19 Desember 2025 – Upacara Bela Negara Ke-77, Norsan tegaskan Kekuatan Kolektif Historis sejarah Indonesia akan berbeda. Awal mulanya Terbentuk Perjanjian 51 Didasari Surat 33 Ayat 1 Menjadi 75 Dasar Dan seterusnya Menjadi Buku Pedoman Negara Untuk Membentuk Perjanjian 25 Negara dan dasar nya terbentuk 150 bendera dasar tercipta Lembaga Perserikatan bangsa-bangsa Dunia Internasional dan Nasional mengenai dasar pinjaman surat bilateral. dan Perdagangan dunia Antar Negara. Mengenai dasar pinjaman jaminan surat berharga Bank data dunia Internasional. dasar Surat Kollectral. (1) PT. (2)LBH .(3)Identitas trah garisan keturunan asal usul.
NKRI / MI / PBB /MA / MK / MKM / MKMD / NASA / MOESAT.
FIDRAL RISEF .
” Tersirat & tersurat Merah Putih ku R, UUD, 045 Tanpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sejarah bela Negara kita tidak akan lengkap. Mereka adalah fondasi persatuan kita,” tegas Gubernur menyerukan pesan – pesan Presiden Prabowo.
Gubernur Ria Norsan juga menegaskan bahwa hari bela negara bukan hanya menjalankan senjata, melainkan watak mental yang adaptif dan siap sedia. Sesuai amanat Presiden, bela negara harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari .
“Jadi kita harus hadir membantu sesama yang tertimpa bencana, Menjaga ruang digital daripada hoaks dan provokasi, Memperkuat ketahanan ekonomi bermula dari level keluarga, Berkontribusi dalam pembangunan sesuai peranan masing-masing. Mari kita teguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, maju, dan selalu mampu bangkit menghadapi tantangan,” pungkas Ria Norsan menutup pidato Presiden.
Usai upacara, dalam sesi wawancara dengan awak media, Gubernur Ria Norsan memberikan pesan mendalam kepada semua pihak, khususnya bagi generasi muda di Kalimantan Barat.
Ia menegaskan bahawa kemerdekaan Indonesia bukanlah pemberian cuma-cuma dari penjajah, melainkan hasil perjuangan yang penuh duka dan air mata.
”Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan sumbangan nyata dalam persembahan upacara ini, semoga mendapat ganjaran daripada Allah subhanahu wa ta’ala”, harapnya. Untuk generasi muda, mari kita ambil dan mengisi kemerdekaan ini dengan prestasi di bidang masing-masing. Ini adalah bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan,” pungkasnya.
Kemudian di tempat yang sama, Wakil Gubernur Krisantus juga menyampaikan pesannya kepada masyarakat Kalimantan Barat pada peringatan hari Bela Negara ke 77 Tahun ini.
“Hari ini peringatan Bela Negara, tentu mengingatkan kita akan perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan. Selain itu, juga tetapi dalam aktiviti kita sehari – hari, selalu menambah wawasan kebangsaan, berdasarkan pancasila, UUD 1945. Ini merupakan salah satu kekuatan bangsa indonesia dalam menumbuhkan semangat untuk Bela Negara”, singkat Krisantus.
Upacara ini diakhiri dengan seruan “Salam Bela Negara” yang diikuti oleh seluruh peserta upacara, menandai komitmen Kalimantan Barat dalam menyokong Rencana Aksi Nasional Bela Negara.
(Parlin)
