Bangkalan,dettiknews.com Warga Masyarakat keluhkan kondisi jalan rusak parah akses jalan utama tergabung jalan Desa yang berada di Dusun besambih Desa Glagga Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan Madura.
Kondisi jalan rusak berat sangat memperihatinkan dan mengganggu bagi pengguna kendaraan bermotor selama 3 tahun terakhir tak kunjung diperbaiki, kerusakan jalan lubang tergenang air hujan berlumpur yang sangat dalam serta aspal batu kerikil batu koral yang sudah mengelupas. hal ini menjadi penyebab kecelakaan khususnya bagi pengguna jalan kendaraan bermotor dan mobil yang melintasi di jalan tersebut.
Warga yang tidak mau di sebutkan namanya berinisial S mengatakan” saya merasa kecewa mendalam terhadap kepemimpinan Kades Glagga H Jakfar Amin, kenapa tak kunjung diperbaiki jalan yang rusak bertahun tahun terkesan ada pembiaran walaupun kondisi jalan sangat memperihatinkan padahal jalan tersebut akses utama jalan alternatif digunakan oleh warga masyarakat.
Lebih lanjut, Seharusnya Kades Glagga responsif dan mendengarkan keluhan warganya. “dalam satu minggu terakhir saja,sudah ada 3 mobil yang tersangkut di lubang bergelombang menyebabkan as roda mobil yang melintasi tersangkut dan tidak bisa jalan.sementara pemotor sering kali jatuh terpelosok tersungkur ke jalan terutama saat malam hari karena minimnya penerangan seperti berjalan ditengah hutan belantara ”ujar S.tgl 28/12/2025
Tak hanya itu,salah satu korban menjelaskan bahwa dirinya mengalami peristiwa sial saat hendak membawa keluarganya melintas jalan yang rusaknya cukup parah sehingga jalan bagian kanan dan kiri anjlok tanpa pembatas jalan dan di bagian tengah menggunung ,membuat bagian bawah mobil (bemper dan sasis) tersangkut, sehingga menyebabkan kendaraan tidak bisa bergerak maju maupun mundur.
“saya tidak menyangka mobil saya sampai tidak bisa jalan karena tersangkut.sehingga kami harus menunggu bantuan warga selama satu jam untuk menarik mobil saya keluar.dan hal ini sangat merugikan bagi saya baik waktu maupun biaya perbaikan mobil saya.”ujar warga
Saat di konfirmasi oleh Tim Investigasi via WhatsApp kenapa jalan tersebut bertahun tahun tidak diperbaiki?. padahal anggaran Dana Desa Di Desa Glagga terbesar Se Kecamatan Arosbaya ,apakah masih ada harapan untuk perbaikan di tahun yang akan mendatang . H.Jakfar Amin responsif dan menyampaikan” bahwa jalan tersebut, sudah termasuk jalan Kabupaten”nanti mulai 2026 jalan poros akan menjadi jalan Kabupaten, dan juga sekarang Anggaran Dana Desa banyak yang terpotong”ujar H.Jakfar Amin
Tim investigasi juga menanyakan langsung terhadap Bupati Bangkalan Lukman Hakim, beliau membenarkan hal tersebut bahwa tahun 2026 jalan tersebut akan masuk jalan Kabupaten , “nanti di tahun 2026 kita akan meng SK ruas ruas jalan Desa dan menjadikan pembangunannya akan di intervensi oleh kabupaten di tahun 2026 insyaallah akan ada 140 ruas jalan poros Desa yang di SK dan akan di bangun”ujar Lukman
Lebih lanjut,Lukman pembangunan juga akan menjadi prioritas untuk pembangunan yakni untuk Desa yang lunas PBB nya.”kalau lunas PBB maka, otomatis gak perlu mengajukan karena hal ini sudah menjadi bagian reward serta apresiasi ke masyarakat,hal ini juga memastikan bahwa pajak masyarakat diperuntukkan untuk masyarakat juga”ujarnya.
Lukman Hakim,S.IP.,M.H.
Masyarakat Desa Glagga menuntut Keadilan terhadap kades Glagga tindakan secara nyata, bukan hanya sekedar janji politik bertahun tahun. harapan utamanya warga dengan adanya pengaspalan atau betonisasi, agar masyarakat bisa menikmati jalan beraspal seperti Desa lainnya.lantaran semenjak viral nya di media online atas dugaan ketidak mampuannya Kades Glagga H. Jakfar Amin menjadi kepala Desa Glagga, Maka aturan berubah dramatis pada tahun 2025 Masyarakat Desa Glagga dimintai bayar pajak bumi bangunan merogok dari kantong pribadi masyarakat.jadi sekarang masyarakat bayar pajak harus dikembalikan dan dipergunakan kembali untuk kepentingan masyarakat Ucap warga.
(Wati)
