Jakarta, dettiknews.com Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melalui Tim Patroli Perintis Presisi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Dalam patroli dini hari, Sabtu (28/2), tim berhasil membubarkan aksi balap lari yang dilakukan sekelompok remaja dengan cara menutup jalan di kawasan TB Simatupang, Jakarta Timur. Aksi tersebut dinilai mengganggu mobilitas masyarakat serta berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Sebanyak 29 remaja berhasil diamankan untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pengecekan, petugas menemukan dua bilah senjata tajam jenis celurit yang diduga kerap digunakan untuk aksi tawuran. Para remaja beserta barang bukti selanjutnya diserahkan ke Polsek Pasar Rebo guna proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Direktur Samapta Polda Metro Jaya, KBP Wahyu Dwi Ariwibowo, S.I.K., menjelaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mencegah potensi kejahatan jalanan, terutama di bulan suci Ramadan.
“Kami akan terus meningkatkan patroli kewilayahan, khususnya pada jam-jam rawan, untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Terlebih saat ini kita berada di bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah dan kesucian. Jangan sampai ternodai oleh tindakan-tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar KBP Wahyu.
Ia juga mengimbau kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari.
“Kami berharap peran aktif orang tua untuk menjaga dan mengawasi putra-putrinya. Jangan sampai melakukan hal-hal yang tidak diinginkan sehingga mengganggu ketertiban umum atau mencederai kesucian bulan Ramadan,” tegasnya.
Patroli Perintis Presisi yang melibatkan personel 3P, Unit K-9, Polwan, serta patroli kota dan monitoring ini menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Secara umum, situasi wilayah terpantau aman dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan Polda Metro Jaya dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
(sarwini)
