Jakarta, dettiknews.com Rektor Universitas Islam As-Syafiiyah (UIA) Prof. Dr.Masduki Ahmad, SH. MM pada seminar internasional menyampaikan di tengah konflik perang yang terjadi antara Amerika Serikat- Israel melawan Iran semakin tidak menentu.
Dunia Islam dituntut hadir sebagai kekuatan moral, intelektual dan peradaban.
Lembaga Kajian Islam dan Timur Tengah (Lemkit) melaksanakan seminar tersebut di Kampus I, Rabu (29/04/26)
Tema yang diusung kali ini ” dinamika konflik global & tanggung jawab moral dunia Islam: refleksi atas perkembangan terbaru di Iran.
”Hadir pembicara, wakil Sekjen bidang hubungan luar Negeri MUI Pusat Dr. Hj. Safira Machrusah dan Akademisi Universitas Islam Internasional Indonesia Depok, Zezen Zaenal Mutaqin, PhD serta Chairman of Global Fulcrum of Wasatiyyat Islam Prof. Dr. Din Syamsuddin, Ph.D.
Sedangkan Ketua Yayasan Perguruan Islam As-Syafiiyah (UIA) Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, LLM., MBA sebagai keynote speech.
selanjutnya Prof. Masduki mengatakan, bahwa perguruan tinggi tidak boleh berhenti sebagai institusi pengajaran.
UIA memandang penting menghadirkan forum akademik mengenai perang Iran melawan AS-Israel ini, guna mempertemukan para cendekiawan, ulama, dan pakar lintas disiplin untuk membahas isu-isu strategis dunia secara komprehensif, jernih, dan bertanggung jawab.
Sebagai institusi akademik berkomitmen pada pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban, dan sebagai institusi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman yang berkeadilan dan berkeadaban.
Bangsa Indonesia yang diamanatkan oleh Konstitusi, ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, serta menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia.
Nampak hadir Tokoh Beawi Drs. H. Akbarruzzaman, MT dan beberapa Akademisi dari luar kampus UIA yang jadi peserta seminar
(Sbr)
