Jakarta. dettiknews.com Nawawi (70) tahun Lansia hidup sebatang kara gantungkan harapan uluran tangan pemerintah DKI Jakarta.kondisinya tempat tinggal sangat memperihatinkan, tinggal di gubuk reyot tidak layak huni dijadikan tempat tinggal tidak ada pilihan lain dalam hidupnya terdiam sorang diri, tinggal di gubuk sehari harinya didalam gubuk di bantaran kali pos 5 di wilayah Rt.004 / Rw. 010 Kel Semper Timur Kecamatan Cilincing Jakarta Utara.
Ia menyampaikan” bukan tidak mencari kontrakan tapi saya tidak ada uang untuk bayar, untuk makan sehari hari saja Senin Kamis bertahan hidup sehari hari.tapi semuanya saya jalani hidup ini dengan rasa syukur atas karunia yang Allah berikan terhadap saya tuturnya Nawawi.
Saya tinggal disini sekitar 7 tahun dan saya belum pernah merasakan menerima bantuan dari pemerintah seperti yang namanya raskin, hanya saya menerima bantuan lansia terkadang saya dapat rejeki pemberian dari warga
Ia bertahan hidup tinggal digubuk dengan tumpukan botol plastik bekas berbagai macam jenis barang bekas lainnya dan tidak layak dijadikan tempat tinggal, ya mau gimana lagi terpaksa saya jalani ucap Nawawi
Selain itu nawawi mengakui risikonya tinggal di bantaran kali.tidak ada pilihan lagi terpaksa saya hadapi dengan hati sabar.
dulu diera Gubernur Ahok saya pernah ditawari pindah ke rusun namun tidak kebagian tempat, ya terpaksa saya bertahan tinggal disini.
Warga berharap terhadap Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sosial DKI Jakarta agar kiranya dapat memberikan solusi dan memberikan bantuan bagi Nawawi,agar bisa bertahan hidup layaknya warga lainnya ucap warga tgl 27/4/2026
(Parlin)
