Pamekasan, dettiknews.com 30 September 2026 meski kontestasi Pemilihan Bupati (Pilbub) Pamekasan masih cukup jauh, dinamika politik hangat di tingkat lokal mulai menunjukkan geliat. Sejumlah nama mulai menjadi bahan perbincangan di tengah masyarakat, salah satunya H. Achmad Sukrisno,bursa calon kuat Pilbub Pamekasan 2029 yang saat ini menjabat sebagai Camat Kadur.
Munculnya nama Achmad Sukrisno dalam percakapan publik menjadi salah satu fenomena menarik di tengah perjalanan pemerintahan Kabupaten Pamekasan saat ini. diskusi mengenai figur sosok pemimpin potensial untuk kepemimpinan mendatang perlahan berkembang, baik di tengah masyarakat maupun dalam ruang-ruang komunikasi politik lokal.
Dalam setiap kontestasi kepala daerah, stabilitas politik, tingkat penerimaan publik, rekam jejak, serta kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai lapisan masyarakat kerap menjadi faktor yang diperhatikan.namun, dinamika politik masih sangat terbuka dan dapat berubah seiring perkembangan waktu.
Menanggapi namanya yang mulai diperbincangkan, Achmad Sukrisno menyebut bahwa aspirasi masyarakat merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.
“Munculnya isu dari masyarakat itu sah-sah saja.saya rasa jika memang kita mendapatkan dukungan dan dorongan kuat dari masyarakat, itu adalah amanah yang tidak boleh kita tolak karena masyarakat Pamekasan sendiri yang wajib menentukan bagaimana Pamekasan ke depan,” ujar Achmad Sukrisno.
Ia menegaskan bahwa apabila suatu saat terdapat dorongan kuat untuk mengambil bagian dalam kontestasi politik, arah pembangunan harus berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, penguatan UMKM dan perlindungan terhadap pelaku usaha lokal merupakan salah satu sektor yang perlu mendapatkan perhatian serius.
“Artinya, jika kita memang harus maju, program-program peningkatan SDM di Pamekasan itu wajib. dengan membangun misalnya UMKM, melindungi para pengusaha lokal dan segala macamnya, itu wajib,” katanya.
Achmad Sukrisno juga melihat keberadaan pengusaha lokal sebagai salah satu kekuatan penting dalam menopang perekonomian masyarakat Pamekasan.
Ia berharap pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya terlihat dari angka, tetapi benar-benar dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Yang utama, di Pamekasan itu sudah banyak pengusaha-pengusaha lokal yang membuat perekonomian masyarakat Pamekasan meningkat. Intinya, masyarakat Pamekasan itu wajib makan enak dan tidur nyenyak, sehingga peningkatan perekonomian ada dan Kamtibmas tercipta,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan sejumlah isu yang menjadi perhatian Achmad Sukrisno, mulai dari peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan UMKM, hingga terciptanya keamanan dan ketertiban.
Meski demikian, munculnya nama Achmad Sukrisno belum dapat diartikan sebagai deklarasi pencalonan. Hingga kini, perbincangan tersebut masih sebatas dinamika dan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Peta politik Pamekasan pun masih sangat cair. Seiring berjalannya waktu, bukan tidak mungkin akan muncul figur-figur lain dengan gagasan dan pendekatan yang berbeda.
Pada akhirnya, masyarakat Pamekasan akan menjadi pihak yang memiliki peran utama dalam menilai setiap figur berdasarkan rekam jejak, gagasan, kapasitas, serta program yang ditawarkan ketika tahapan politik resmi berlangsung.
(H.Muhammad)