Tanah Bumbu, dettiknews.com Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tanah Bumbu tahun ini tercatat lebih dari Rp 3 triliun. Nilai fantastis tersebut langsung menjadi sorotan publik, terutama terkait arah dan prioritas penggunaannya.
Berdasarkan dokumen anggaran, porsi signifikan APBD dialokasikan untuk penguatan kapasitas aparatur dan birokrasi. Anggaran itu mencakup berbagai kegiatan seperti pendidikan dan pelatihan (diklat) manajerial, workshop kepemimpinan, perjalanan dinas, studi banding pejabat, hingga pengadaan perangkat kerja dan fasilitas perkantoran.
Di sisi lain, sejumlah elemen masyarakat menilai program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga—seperti pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta bantuan sosial—perlu mendapat perhatian lebih proporsional.
Penguatan kapasitas aparatur memang dinilai penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Namun, publik mempertanyakan keseimbangan alokasi anggaran agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas.
“Peningkatan kompetensi aparatur itu perlu, tetapi jangan sampai mengurangi fokus pada kebutuhan dasar masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.tgl 24/2/2026.
Sorotan ini muncul di tengah harapan warga agar APBD yang besar mampu mendorong percepatan pembangunan daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Masyarakat juga menekankan pentingnya transparansi dan pengawasan ketat dalam pengelolaan anggaran. Prinsip efisiensi dan akuntabilitas dinilai menjadi kunci agar setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan dampak optimal.
Pemerintah daerah sendiri sebelumnya menyatakan komitmennya untuk menjalankan pengelolaan keuangan sesuai regulasi yang berlaku dan mengedepankan kepentingan publik.
Dengan nilai APBD yang mencapai lebih dari Rp 3 triliun, publik berharap pengelolaan anggaran di Tanah Bumbu tidak hanya kuat di atas kertas, tetapi juga terasa nyata di tengah kehidupan masyarakat.(.Parlin )
