Subang,dettiknews.com Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN -MP) berkolaborasi bersama petani di Desa Jaya Mukti Kecamatan Blanakan dan Kecamatan Ciasem Kabupaten Subang Jawa Barat mengadakan Sillaturrahim dan Sosialisasi serta menyatukan Visi dan Misi untuk pelaksanaan Program Pemberdayaan masyarakat tani Nusantara terintegrasi ber kolaboratif. Sabtu (18/04/2026) bertempat di Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang Jawa Barat.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN -MP), di dampingi DPD Kab Subang Asril Naska saat di wawancara oleh awak media menyampaikan. kegiatan kita hari ini, DPP Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih bertemu dengan para petani nusantara Kabupaten Subang dengan satu Misi“ dari Desa untuk bangsa”, yaitu kolaborasi budaya dan pertanian tutur Asril Naska.
“Karena kita adalah Negara agraris, kemudian masyarakat kita adalah masyarakat petani dengan kaya dengan banyak budaya, sehingga antara pertanian dengan budaya itu tidak bisa dipisahkan”. Tegasnya
Asril Naska yang akrab di panggil MR Ariel menjelaskan. Program yang di sosialisasikan yaitu Program pemberdayaan masyarakat Tani Nusantara, dalam hal ini dalam Pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan terpadu dalam satu Konsep pertanian dan berkolaboratif yang dimaksud adalah bekerjasama dengan semua komponen masyarakat, dan unsur-unsur yang ada tergabung di pertanian mulai dari pemerintahan pusat sampai masyarakat tani di pelosok Desa
“Apa yang kita harapkan di sini, bagaimana melakukan pembinaan kepada masyarakat Tani Nusantara merah putih secara terintegrasi. apa yang dimaksud dengan terintegrasi yaitu pertanian-pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan bersatu tujuan dalam menciptakan perekonomian Desa maju berkembang dan mandiri. yang nantinya ini akan terbentuk satu komponen besar bisa membantu perubahan dan meningkat perekonomi Desa mandiri ,sehingga bisa mensukseskan kemajuan dan kemandirian Negara kita, karena nenek moyang kita punya semboyan “Petani sejahtera, Negara kuat, membangun tani Desa, menunjang kemajuan dan perubahan bangsa”. Jelasnya
Ia menekankan. Input yang kita harapkan adalah secara bersama-sama kita akan membangun pertanian berbasis budaya dan begitu juga sebaliknya budaya berbasis petani
Ditempat yg sama tokoh masyarakat mengelukan pada saat di musim kemarau para petani kita di kecamatan Blanakan kesulitan mendapatkan air padahal jalur irigasi sudah ada, tinggal berikut menciptakan sumur bor yang memadai dan bisa menampung air agar bisa menyaluri ke sawah pertanian pungkasnya
” Selain itu masyarakat Kecamatan Blanakan menyampaikan” Alhamdulillah, disini para kelompok petani melalui Dewan Pimpinan Pusat di dampingi DPD HMTN-MP Kabupaten Subang merespon dengan sangat baik dengan adanya program-program dalam terobosan tentang irigasi pertanian, memang sangat dibutuhkan dan diharapkan kedepannya untuk semua Petani yang ada di Kecamatan Blanakan khususnya di Kabupaten Subang bisa menikmati kebutuhan air bagi kelompok tani yang ada.
“lebih lanjut, semuga kedepannya, setelah ada konsolidasi melalui rapat-rapat tertentu bersama DPP, ini akan menjadi sebuah terobosan yang sangat luar biasa, dan kami pun mengucapkan terimakasih kepada HMTN-MP dan juga kepada PT Abirawa Nusantara yang mempelopori pupuk yang sifatnya ramah lingkungan sangat baik
Tidak ketinggalan tokoh masyarakat tani jayamukti Kecamatan Blanakan kabupaten subang berharap untuk selalu bersinergi, dan bisa berkolaborasi , ini bukan untuk masalah pertanian saja, melainkan kedepannya selalu bersedia bersinergi dengan organisasi Perhimpunan komunitas ataupun dengan pemerintah yang ada .
(Afri)
