Pamekasan,dettiknews.com Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-81 Komunitas Sepeda MTB RT-RW Jawa Timur menggelar rangkaian kegiatan perlombaan rakyat selama 10 hari 10 malam di Dusun Nyalaran, Pamekasan.
Kegiatan tersebut dipusatkan di depan Markas MTB RT-RW Jawa Timur, Jalan Raya Nyalaran, depan Markas Brimob. Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari masyarakat sekitar.
Malam puncak kegiatan diisi dengan pengajian dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang berbagai perlombaan yang telah digelar selama rangkaian acara.
Acara tersebut terbuka untuk masyarakat umum dan turut dihadiri oleh RT serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Panitia juga menghadirkan penceramah dari Kecamatan Kadur, Dr. K. Moh. Afandi Mubarok, M.H.I., yang dikenal luas di kalangan masyarakat.
Penanggung jawab kegiatan sekaligus Ketua Umum MTB RT-RW Jawa Timur, Khairol Laili, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif murni komunitas, bukan program dari Pemerintahan Desa.
“Setiap menyambut HUT RI, pengurus dan anggota komunitas bermusyawarah untuk merancang berbagai perlombaan.tujuannya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI sekaligus meramaikan kampung sendiri agar tidak kalah dengan kampung-kampung sekitar yang juga aktif mengadakan kegiatan serupa,” ujar Khairol Laili.
Ia menjelaskan, rangkaian perlombaan biasanya dilaksanakan selama 10 hari. Berdasarkan masukan dan saran dari tokoh masyarakat, malam penutupan serta pembagian hadiah diupayakan bertepatan dengan momentum malam 17 Agustus.
Selain menjadi ajang hiburan masyarakat, penutupan kegiatan juga rutin diisi dengan pengajian agama.tahun ini, pelaksanaan semakin istimewa karena bertepatan dengan bulan Maulid, sehingga puncak kegiatan dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sementara itu, Hamid Sukarji, selaku Ketua Panitia Lomba 17 Agustus yang diselenggarakan Komunitas MTB RT-RW Jawa Timur di Dusun Nyalaran, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan dengan mengantongi izin dari pihak pamong, RT, dan Kepala Desa setempat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga memberikan ruang kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu-ibu, untuk ikut berpartisipasi dalam suasana perayaan kemerdekaan.
Berbagai perlombaan yang bersifat menghibur disiapkan panitia. Salah satu perlombaan yang menjadi daya tarik tersendiri adalah lomba makan bakso, mengingat jenis perlombaan tersebut masih jarang diselenggarakan di wilayah Pamekasan.
Kategori peserta meliputi anak-anak tingkat sekolah dasar, baik laki-laki maupun perempuan, serta ibu-ibu dari berbagai kalangan. sementara itu, panitia tidak membuka kategori lomba bagi laki-laki dewasa dengan pertimbangan keamanan dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu mempererat silaturahmi, meningkatkan semangat gotong royong, serta menumbuhkan rasa nasionalisme masyarakat dalam memperingati kemerdekaan.
Melalui kegiatan yang digagas secara mandiri oleh komunitas tersebut, semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Dusun Nyalaran tidak hanya diwujudkan melalui perlombaan, tetapi juga melalui kebersamaan masyarakat dan kegiatan keagamaan.
(H.mohammad)